blog stats Mengenal Teks Eksposisi dan Strukturnya – Myhomeku.com

Mengenal Teks Eksposisi dan Strukturnya

Teks eksposisi merupakan tulisan yang sering dijumpai oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari, kamu pasti beberapa kali menjumlah tulisan singkat yang isinya seolah mengajak kamu untuk melakukan sesuatu atau mempercayai suatu hal. Tulisan-tulisan seperti itu biasanya tergolong ke dalam teks eksposisi.

Pada dasarnya teks eksposisi adalah sebuah tulisan yang terdiri dari beberapa paragraf dimana setiap paragrafnya mengandung jenis informasi yang berbeda-beda. Struktur teks eksposisi memang hampir mirip dengan teks opini dan teks-teks sejenisnya. Informasi yang termuat di setiap paragraf dipaparkan secara singkat dan jelas sehingga pembaca bisa dengan mudah menangkapnya.

Ada juga beberapa ahli bahasa yang menganggap bahwa teks eksposisi merupakan jenis tulisan yang fungsinya untuk menyampaikan ide-ide dari seseorang yang berkaitan dengan suatu peristiwa atau topik. Meskipun ada beberapa anggapan yang berbeda, isi dari teks eksposisi tetaplah sama.

Karakteristik Teks Eksposisi

Berikut ini adalah karakteristik dari teks eksposisi :

 

    1. Singkat dan To The Point

 

Yang pertama adalah tulisan di dalam teks eksposisi singkat dan to the point. Dengan tulisan yang singkat diharapkan para pembaca bisa dengan mudah menangkap informasi di dalam teks eksposisi. Selain itu, pembaca juga hanya membutuhkan sedikit waktu untuk memperoleh informasi di dalam teks eksposisi.

 

    1. Berisi Ajakan

 

Yang kedua adalah teks eksposisi memuat informasi yang berisikan ajakan kepada para pembaca. Teks eksposisi terdiri dari paragraf yang berisikan informasi yang bisa mempengaruhi para pembaca sehingga mereka bisa tertarik dengan ajakan dari penulis. Struktur teks eksposisi memang sangat cocok untuk menyematkan informasi yang berisikan ajakan kepada pembaca.

 

    1. Menggunakan Bahasa Baku atau Formal

 

Yang ketiga adalah menggunakan bahasa baku atau formal. Teks eksposisi memang menggunakan bahasa baku karena memuat informasi penting yang seharusnya disampaikan dengan bahasa baku. Penyampaian singkat dengan menggunakan baku membuat pengemasan informasi menjadi lebih berkelas.

 

    1. Memuat Informasi Penting Penambah Wawasan

 

Yang keempat adalah teks eksposisi memuat informasi-informasi penting yang bisa memperluas wawasan pembaca. Informasi yang terdapat di dalam teks eksposisi didapatkan dari fakta sehingga bisa dipastikan kebenarannya. Jika kamu membaca teks eksposisi kemungkinan besar kamu akan mendapatkan pengetahuan baru sehingga wawasanmu akan semakin luas.

 

    1. Objektif

 

Yang kelima adalah informasi yang disampaikan oleh penulis bersifat objektif. Informasi yang objektif menunjukkan bahwa penulis teks eksposisi bersifat netral atau tidak berpihak kepada siapa pun. Jadi, kamu tidak perlu khawatir dengan penggiringan opini.

 

    1. Setiap Argumen Disertai Dengan Data

 

Yang keenam adalah setiap argumen dari penulis teks eksposisi selalu disertai dengan data yang akurat. Dengan adanya data yang akurat, bisa dikatakan bahwa argumen dari penulis memiliki dasar yang kuat. Jadi, penulis teks eksposisi tidak akan mengeluarkan argumen yang tidak jelas karena bisa memberikan dampak buruk bagi pembacanya.

 

    1. Menjelaskan Melalui 5W + 1H

 

Yang ketujuh adalah menjelaskan topik melalui 5W + 1H. Perlu kamu ketahui bahwa who, what, when, where, why, dan how adalah pertanyaan yang sering digunakan untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai suatu kejadian. Jadi, dengan menjawab 5W + 1H penulis bisa menjelaskan topik secara rinci kepada pembaca. Struktur teks eksposisi juga memudahkan penulis menjawab 5W + 1H.

Itulah karakteristik dari teks eksposisi yang perlu kamu ketahui. Jika kamu menemukan bacaan yang memiliki ciri-ciri seperti itu, maka kemungkinan besar bacaan tersebut adalah teks eksposisi. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai teks eksposisi, maka kamu wajib memahami strukturnya dengan jelas.

Struktur dari Teks Eksposisi

Berikut ini adalah struktur dari teks eksposisi :

 

    1. Judul

 

Yang pertama adalah judul. Sebagaimana karya tulis pada umumnya, struktur teks eksposisi juga diawali dengan judul yang menggambarkan keseluruhan tulisan. Pemilihan judul pada teks eksposisi harus bisa menarik perhatian orang lain dan tentunya mewakili seluruh pembahasan yang ada di dalam tulisan.

 

    1. Pernyataan Umum

 

Yang kedua adalah pernyataan umum. Setelah penulisan judul yang mewakili keseluruhan teks, selanjutnya penulis akan menyusun kalimat untuk dijadikan pernyataan umum. Pernyataan umum menjadi jembatan awal menuju pembahasan dari topik yang diangkat. Pernyataan umum sering dianggap sebagai pengenalan topik sehingga pembaca memiliki gambaran mengenai topik.

Setelah membaca pernyataan umum, biasanya pembaca akan langsung memahami posisinya. Mereka bisa setuju dengan apa yang dikemukakan oleh penulis atau mereka bisa memiliki pandangan yang berbeda dengan penulis.

 

    1. Argumentasi

 

Yang ketiga adalah argumentasi. Bagian ini bisa sangat pendek atau bahkan sangat panjang tergantung dengan bagaimana penulis menyampaikan pandangannya di dalam teks eksposisi. Penulis akan menjelaskan lebih lanjut mengenai hal-hal yang sebelumnya sudah disebutkan di bagian pernyataan umum.

Penjelasan lebih lanjut biasanya dituliskan dalam bentuk paragraf. Penulis masih bisa mengembangkan lebih lanjut argumennya sehingga penjelasannya menjadi lebih banyak dan lebih rinci.

 

    1. Kesimpulan

 

Yang keempat adalah kesimpulan. Kesimpulan adalah bagian akhir dari teks eksposisi. Di bagian akhir dari teks eksposisi penegasan ulang pendapat dari penulis mengenai topik. Perlu kamu ketahui bahwa ternyata ada beberapa teks eksposisi yang penulisnya memilih untuk tidak memasukkan penegasan ulang pendapat di bagian akhir teks eksposisi.

Itulah struktur teks eksposisi yang perlu kamu ketahui. Dengan mengetahui strukturnya dengan jelas, seharusnya kamu sudah bisa langsung mengetahui apakah teks yang kamu baca merupakan teks eksposisi atau tidak. Untuk menyusun teks eksposisi ternyata membutuhkan beberapa langkah yang harus dijalankan secara berurutan.

Langkah-Langkah Menyusun Teks Eksposisi

Berikut ini adalah langkah-langkah menyusun teks eksposisi :

 

    1. Memilih Topik

 

Yang pertama adalah memilih topik. Pemilihan topik sebagai bahasan utama di dalam teks eksposisi adalah langkah pertama yang harus dilakukan oleh penulis. Penulis bebas menentukan topik yang ingin dibahas. Namun, perlu diketahui bahwa masyarakat tentunya akan tertarik untuk membaca suatu tulisan apabila topiknya menarik.

 

    1. Menetapkan Tujuan

 

Yang kedua adalah menentukan tujuan menulis teks eksposisi. Penulis harus menetapkan tujuan dengan jelas supaya nantinya dia bisa menyampaikan informasi yang tepat kepada pembaca. Tujuan penulisan teks eksposisi tentunya berbeda-beda tergantung dengan keinginan penulis. Maka dari itu, sebagai pembaca kita seharusnya mencoba memahami hal tersebut.

 

    1. Mengumpulkan Data dan Menyusun Pembahasan

 

Yang ketiga adalah mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk menyusun pembahasan dari topik yang diangkat. Data yang akurat dibutuhkan oleh penulis agar argumen yang disampaikannya memiliki dasar yang kuat di mata pembaca. Pembahasan mengenai topik disusun secara rinci sehingga pembaca bisa mendapatkan informasi yang lengkap.

 

    1. Membuat Kesimpulan

 

Yang keempat adalah membuat kesimpulan. Membuat kesimpulan adalah langkah akhir yang harus dilakukan oleh penulis teks eksposisi. Kesimpulan yang ditulis harus mampu merangkum pembahasan dari paragraf sebelumnya. Pada penyusunan kesimpulan, penulis teks eksposisi biasanya juga menulis penegasan ulang pendapat mengenai topik.

Itulah beberapa informasi penting mengenai teks eksposisi. Dari sini kamu seharusnya paham bahwa dengan memahami struktur teks eksposisi kamu sudah bisa mengenali apakah suatu bacaan termasuk teks eksposisi atau tidak.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *