blog stats Pengertian dan Contoh Teks Anekdot – Myhomeku.com

Pengertian dan Contoh Teks Anekdot

Sindiran atau kritikan kerap dikeluarkan oleh seseorang sebagai bentuk ketidaksetujuan maupun ketidaksukaan terhadap orang lain atau sesuatu. Sindiran dapat membuat seseorang tersinggung sehingga anekdot digunakan. Contoh teks anekdot dapat diketahui melalui penjelasan yang akan disampaikan secara lengkap berikut ini.

Apa Itu Teks Anekdot?

Anekdot merupakan kata yang berasal dari bahasa Yunani, An berarti “tidak” dan ekdot berarti “penampilan” atau “publikasi”. Secara keseluruhan anekdot memiliki arti sesuatu yang tidak dipublikasikan atau tidak ditampakkan.

Pengertian anekdot secara harfiah tersebut memiliki kaitan dengan fungsi dari penggunaan teks anekdot, yaitu untuk menyampaikan sesuatu secara tidak langsung (tersembunyi). Anekdot biasanya digunakan sebagai bentuk pernyataan ketidaksetujuan kepada orang lain namun tidak frontal.

Sejarah Teks Anekdot

Istilah anekdot pertama kali digunakan sebagai olokan atau sindiran terhadap pemerintah di Yunani. Dari Yunani, kita mengenal seorang filsuf yang sering menggunakan atau mengeluarkan pernyataan enkdotal yaitu Socrates.

Adapun dari Arab kita mengenal Abu Nawas yang sering menggunakan anekdot saat berbicara atau mengeluarkan pernyataan terhadap sultan Harun Ar-Rasyid. Melihat lebih jauh, sejarah teks anekdot rupanya telah ada bahkan ketika jaman nabi.

Nabi Ibrahim menggunakan teks anekdot saat berdebat tentang pelaku penghancuran patung-patung berhala. Nabi Ibrahim menggunakan teks anekdot dalam melawan raja Namrud kala itu. Dari sejarah tersebut, dapat diketahui bahwa teks anekdot telah tercipta sejak ribuan tahun sebelum masehi.

Fungsi Teks Anekdot

Teks anekdot mengandung sebuah unsur kreativitas berbahasa sehingga dapat dianggap sebagai sebuah karya sastra. Sebagai sebuah sastra, teks anekdot tentu harus memiliki fungsi dalam kehidupan manusia. Berikut ini beberapa fungsi contoh teks anekdot yang perlu Anda ketahui:

 

    1. Teks Anekdot Sebagai Sebuah Karya Sastra

 

Keberadaan teks anekdot telah diakui sebagai bagian dari sejarah peradaban manusia. Sebagian teks anekdot masih tersimpan dengan baik dalam bentuk tulisan, namun beberapa dalam bentuk lisan. Anekdot dapat dianggap sebagai sebuah karya sastra karena eksistensinya yang tidak berubah sejak berabad-abad yang lalu.

 

    1. Teks Anekdot Sebagai Sebuah Sindiran atau Kritik

 

Sejak awal kemunculan anekdot telah digunakan oleh sekelompok orang untuk mengkritik orang atau pihak lain. Teks anekdot dapat digunakan untuk membuat kritikan terkesan lebih lucu sehingga tidak membuat yang bersangkutan merasa terhina atau sakit hati.

 

    1. Teks Anekdot Sebagai Sebuah Humor

 

Kelucuan atau humor menjadi salah satu unsur yang terdapat dalam teks anekdot. Anekdot dapat berfungsi sebagai humor yang dapat menghibur. Sebab kelucuan sangat diharuskan dalam membuat teks anekdot.

Ciri-Ciri Teks Anekdot

Sebagai sebuah teks karya sastra, teks anekdot tentu memiliki kekhasan tersendiri yang dapat membedakan dari teks lainnya dan dapat diperhatikan oleh pembaca. Contoh teks anekdot memiliki ciri-ciri yang terbagi menjadi 2 bagian, yaitu ciri utama dan ciri tambahan.

Ciri utama merupakan ciri yang harus ada dalam sebuah teks agar dapat dikatakan sebagai teks anekdot. Tanpa ciri utama, maka sebuah teks tidak dapat masuk dalam kategori teks anekdot. Ciri utama dari teks anekdot adalah sebagai berikut:

 

    1. Lucu, Menghibur

 

    1. Terdapat kritik atau saran dalam bentuk sindiran baik secara langsung maupun tidak langsung.

 

    1. Terdapat pihak atau objek yang dikritik atau disindir.

 

Ciri tambahan adalah pelengkap dalam membuat teks anekdot sehingga tidak memiliki pengaruh yang besar. Namun ciri tambahan dapat membuat teks anekdot mudah untuk dipahami oleh penerima. Ciri tambahan dari teks anekdots adalah sebagai berikut:

 

    1. Teks anekdot harus berakar dari sebuah kenyataan atau realitas. Meskipun setelah proses pembentukan teks anekdot menjadi lebih kreatif dan berbeda.

 

    1. Agar para pembaca lebih mudah untuk memahami teks anekdot, maka diperlukan sebuah percakapan yang terkandung dalam anekdot. Alur percakapan menuntun pembaca kepada pemahaman yang lebih dalam pada teks anekdot yang disampaikan.

 

    1. Teks anekdot ditunjukkan sebagai bentuk kritik dan sindiran kepada pihak yang memiliki wewenang atau kekuasaan. Meskipun beberapa anekdot juga digunakan pada kerabat sekitar maupun keluarga.

 

 

Struktur Teks Anekdot

Struktur anekdot merupakan bagian dari contoh teks anekdot dalam sebuah karya sastra yang dapat memudahkan kita dalam memahami, membuat anekdot, dan membedahnya. Berikut ini beberapa struktur anekdot yang perlu Anda ketahui:

 

    1. Abstraksi

 

Abstraksi sendiri memiliki makna yang bervariasi tergantung dari penggunaan dan bidang yang digunakan. Abstraksi dalam teks anekdot memiliki makna sebagai sebuah gambaran awal cerita. Fungsi abstraksi dalam anekdot adalah untuk memberikan gambaran setting tempat, waktu, dan tentang anekdot itu sendiri.

 

    1. Orientasi

 

Orientasi merupakan rujukan terhadap latar atau suasana awal dalam sebuah teks anekdot. Orientasi menggambarkan kondisi yang terjadi pada kisah dalam anekdot agar para pembaca lebih mudah memahami maksud dan isi dari teks anekdot.

 

    1. Event

 

Rangkaian kejadian awal dalam kisah anekdot disebut sebagai event, event-event akan saling sambung-menyambung hingga menuju ke dalam kalimat utama. Event inilah yang dalam menguatkan teks anekdot, sehingga memudahkan para pendengar atau pembaca memahami maksud yang disampaikan.

 

    1. Krisis

 

Istilah krisis merujuk pada masalah utama yang perlu diselesaikan dalam sebuah teks anekdot. Krisis juga dapat dikatakan sebagai puncak event atau klimaks pada event sebelumnya. Krisis dalam sebuah teks anekdot dapat terjadi tidak hanya sekali namun berulang kali tergantung anekdot tersebut.

 

    1. Reaksi

 

Reaksi merupakan bagian inti dari teks anekdot, sebab reaksi adalah cara sang penyampai dalam menyelesaikan krisis yang dihadapi dalam bentuk teks anekdot. Humor yang terdapat adalah bentuk dari perbedaan suatu reaksi apabila dibandingkan dari reaksi pada umumnya.

 

    1. Koda

 

Koda memiliki fungsi yaitu sebagai penutup dalam sebuah teks anekdot yang berupa ekspresi dari tokoh atau gambaran suasana lingkungan. Struktur anekdot koda tidak terasa kaku, dan biasanya hanya terdiri dari 1 kalimat.

Contoh Teks Anekdot

Pemahaman terhadap teks anekdot akan lebih mudah untuk dilakukan saat menghadapi studi kasus langsung. Namun Anda juga dapat melakukan pembedahan terhadap contoh teks anekdot yang akan dijabarkan berikut ini:

Contoh anekdot berstruktur abstraksi

Abu Nawas baru pulang dari suatu tempat. Ia kaget mendapati bangunan rumah telah hancur. Lebih kaget lagi ketika istrinya menjelaskan bahwa pelaku yang menghancurkan rumah mereka adalah Sultan.

Contoh anekdot berstruktur Orientasi

Sultan mendapati sebuah mimpi bahwa di bawah rumah Abu Nawas terdapat harta karun. Ia memerintahkan anak buah mencari dan menggali sampai dapat. Harta karun tidak ditemukan namun rumah yang berantakan dibiarkan dan tidak mendapatkan ganti rugi.

Demikianlah contoh teks anekdot yang dapat Anda pahami secara jelas dan lengkap. Teks anekdot dapat digunakan dalam percakapan sehari-hari pada kondisi dan situasi tertentu. Anda bisa menggunakan teks anekdot untuk memberikan kritik kepada seseorang tanpa terlihat keras. Informasi menarik lainnya bisa Anda dapatkan di situs kami.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *